THOUSANDS OF FREE BLOGGER TEMPLATES

Kamis, 08 November 2007

Healthy News

Dampak Minum Kopi Terhadap Kesehatan Manusia

Kopi merupakan salah satu minuman yang paling banyak jumlah konsumsinya di dunia. Selama beberapa tahun ini, jumlah peminum kopi (pengopi) semakin banyak, antara lain pengusaha wanita, tokoh wanita yang bergerak di bidang publik relasi serta kaum wanita yang sedang ngetrend juga demam minum kopi karena kebutuhan dengan pekerjaan dan pergaulan sosial. Akan tetapi, tokoh kalangan kedokteran berpendapat, kaum wanita dianjurkan mengurangi konsumsi kopi.

Mengapa banyak mengkonsumsi kopi mempengaruhi kesehatan kaum wanita ?

1.Dapat mengidap kemandulan.

2. Memperbesar resiko kena infark otot jantung.

3. Mudah mengidap penyakit osteoporosis atau perapuhan tulang.

4. wanita hamil minum kopi tidak menguntungkan janinnya.

5. Sindrom hipertensi hamil.

6. Minum kopi juga dapat memicu penyakit kencing manis.

Tetapi,fungsi kopi yang bermanfaat bagi tubuh sebagai berikut:

1. Menyegarkan semangat,

2. Menghilangkan penat,

3. Mendorong pemikiran,

4. Menambah napsu makan dan membantu pencernaan.

Tapi kopi bukannya cocok untuk setiap orang, kalau dikonsumsi tidak layak dapat memicu dan memperberat penyakit tertentu.

Bila Pemanasan Global Pengaruhi Kesehatan Manusia

Terdapat sekitar 35 jenis penyakit infeksi baru yang timbul akibat perubahan iklim. Pemanasan global (global warming) yang selama ini dituding sebagai penyebab perubahan iklim lantaran terjadi peningkatan suhu rata-rata permukaan bumi ternyata berdampak bagi kesehatan manusia. Para ahli memperkirakan terdapat sekitar 35 jenis penyakit infeksi baru yang timbul akibat perubahan iklim.

Pemanasan global selama ini diakibatkan karena meningkatnya emisi gas. Sehingga bumi menyerap lebih banyak energi sinar matahari, daripada yang dilepas kembali ke atmosfer sehingga sinar matahari terperangkap. `'Karena pemanasan global, kesehatan manusia pun terkena imbasnya,dampak pemanasan global yang utama antara lain adalah kerusakan lingkungan yang menyebabkan banjir dan kebakaran hutan. Akibat bencana ini, tentu berdampak terhadap kesehatan manusia. `'Misalnya kualitas air yang kita minum, udara yang kita hirup, dan makanan yang kita makan,'' jelasnya.

Banyak penyakit yang ditimbulkan oleh perubahan iklim akibat pemanasan global, di antaranya penyakit lama timbul kembali. Misalnya penyakit malaria yang wilayah penyebarannya makin meluas. `'Nyamuk berkembang biak pada suhu lembab dan panas, maka dengan bertambahnya nyamuk, maka kontak dengan manusia juga bertambah,'' tegasnya.

Faktor-faktor iklim, kata dia, berpengaruh terhadap risiko penularan penyakit vektor, seperti demam berdarah dengue dan malaria. `'Curah hujan dan jumlah hari hujan mempunyai hubungan positif dengan kasus demam berdarah, semakin tinggi dan banyak jumlah hujan maka kasus demam berdarah meningkat,'' ujarnya.

Adapun suhu, mempunyai hubungan negatif dengan kasus demam berdarah. `'Peningkatan suhu udara per minggu akan membuat penurunan kasus.Dampak emanasan global secara langsung misalnya pada suhu panas yang membuat manusia rentan sakit dan dampak secara tidak langsung misalnya meningkatnya penyakit menular, antara lain malaria dan demam berdarah. `'Juga peningkatan penyakit asma dan alergi, serta penyakit yang ditularkan melalui udara dan melalui air,'' ujarnya.

Adapun dampak jangka panjang, misalnya perubahan tinggi permukaan air laut yang dapat mengakibatkan persediaan air bersih menurun. `'Daerah yang kaya jadi miskin, yang dapat menimbulkan terjadinya konflik, dan kemudian menimbulkan masalah psikologi, misalnya stress,'' ingatnya.

Penyakit yang paling rentan terjadi di Indonesia adalah penyakit degeneratif dan penyakit menular. Hal ini dapat dengan cepat berkembang pada masyarakat yang kondisi gizi kurang baik dan kondisi kesehatan lingkungan yang kurang memadai. `'Biasanya yang paling mudah kena adalah yang paling sensitif, seperti bayi dan orang lanjut usia,'' tegasnya.

Slah satu langkah pencegahan penyakit-penyakit itu bisa melalui Sistem Bio Informatika, yaitu penanganan perubahan dengan mengadakan peringatan dini sebelum terjadi wabah. Dari sisi kesehatan lingkungan, salah satu upaya yang dilakukan adalah Departemen Kesehatan sedang mengembangkan Desa Sehat. `'Kemudian mencari sumber CO2 yaitu pemakaian energi. Untuk itu, Depkes mengembangkan teknologi yang ramah lingkungan, antara lain memakai pengamanan vaksin dulu memakai minyak tanah, sekarang memakai tenaga surya,'' jelasnya.

Kndisi dan strategi program kesehatan yang dikembangkan di Indonesia saat ini masih relevan. Ada mpat bidang penelitian kesehatan yang harus turut serta, yaitu bidang gizi, ketersediaan pangan, pengembangan obat-obatan, termasuk obat tradisional, dan terakhir, pengendalian penyakit, baik penyakit menular maupun tidak menular. `'Contohnya typus dan penyakit degeneratif, misalnya penyakit jantung dan paru-paru.''

Ikhtisar:

· Faktor-faktor iklim berpengaruh terhadap risiko penularan penyakit vektor, seperti demam berdarah dengue dan malaria.

· Penyakit infeksi baru yang timbul akibat perubahan iklim, di antaranya ebola, flu burung, dan penyakit hewan yang dapat menular kepada manusia.

(eye).

5 komentar:

HAPPY HANDAYANI mengatakan...
Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.
HAPPY HANDAYANI mengatakan...

yupz...setuju, mungkin perlu dicantumkan bukti penelitian bahaya minum kopi.

HAPPY HANDAYANI mengatakan...

yupz...setuju, mungkin perlu dicantumkan bukti penelitian bahaya minum kopi.

HAPPY HANDAYANI mengatakan...

yupz...setuju, mungkin perlu dicantumkan bukti penelitian bahaya minum kopi.

HAPPY HANDAYANI mengatakan...
Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.